Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Ketika Hawa Nafsu Bicara

dilembur oleh Tio Cah Katro

Ketika nafsu bicara
Maka telinga mana pun takkan mampu mengingkarinya
Terlalu merdu ia bernyanyi
Membujuk merayu memasuki lembah dosa
Tak ada pertahanan yang mampu meredamnya

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Renungkanlah Part 2

dilembur oleh Tio Cah Katro


Yang indah hanya sεmεntara
Yang abadi adaℓah kεnangan
Yang ikhℓas hanya dari hati
Yang tuℓus hanya dari sanubari

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Renungkanlah

dilembur oleh Tio Cah Katro

Jgn bangga dgn Handphone canggih & mahal ,
Krn sarana untuk selamat adalah do'a

Jgn bangga dgn rumah megah,
Krn rumah terakhir kita adalah kuburan


♥ Jgn bangga dgn mobil mewah,
Krn kendaraan terakhir kita adalah keranda

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Hidup Adalah Proses

dilembur oleh Tio Cah Katro

Kita pernah "DILUKAI"
dan mungkin pernah "MELUKAI"
tapi karena itu kita BELAJAR
tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan.

Digg it StumbleUpon del.icio.us

  • Kata Kata Bijak Tentang Cinta

    BACA dong ahhhhh…sampai bawah…kan asik tuh kalo yg sampai sana…xixiixi

  • dilembur oleh Tio Cah Katro

    Menjadi pribadi yang romantis bukanlah hal yang mudah. Namun berbeda dengan pribadi yang memang terpendam sebuah sifat romantis pada dirinya.Kata-kata bijak cinta berikut akan selalu update dengan karya anda maupun update dari manapun.Beda juga dengan kumpulan sms cinta yang lain ini adalah kata-kata bijak tentang cinta berisi tentang makna cinta atau sebagainya.

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Mungkin

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu…
    Tataplah mentari…

    Genggamlah jariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini…

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Biarkan Aku Bicara

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Biarkan aku bicara,berharap kau mendengar dan memahami
    Aku pilih jalanku pada jalanmu,bukan karna telah lelah langkahku pada hadirmu
    Tapi di kehidupanmu,aku temukan pijak baru

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    SULUK PINTU TERKUNCI

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Lirik: Anis Sholeh Ba’asyin
    Lagu: Orkes Puisi Sampak GusUran
    Arransemen: Orkes Puisi Sampak GusUran
    Vokal: Anis Sholeh Ba’asyin, Muhammad Nur ZainiKuketuk pintu itu beribu kali
    tak juga jawaban diberi
    kugedor pintu itu berjuta kali

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Suluk Jaman Akhir

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Doa Pembuka: Syaikh Abdul Qadir al-Jailani
    Lirik: Anis Sholeh Ba’asyin
    Lagu: Orkes Puisi Sampak GusUran
    Arransemen: Orkes Puisi Sampak GusUran
    Vokal: Pendi Sukarjo, Mei Sri Ningsih, Muhammad Nur Zaini

    Jaman wis akhir, jaman wis akhir
    bumi porak-poranda, langit menganga
    udaranya tercemar, laut merana
    tanah-air diacak, api menyala
    warisannya dikuras, gelap pandangan
    orang nabrak tatanan, racun di tanam
    dunia tanpa aturan, semua dimakan
    rezim pikiran sesat, yang penting menang
    memburu bayang-bayang, lintang pukang

    Pohon-pohonnya tumbang, gundul hutannya
    hewan-hewannya hilang, oleng timbangan
    limbah dimana-mana, hidup terancam
    benihnya diperkosa, sakit menikam
    tipuan dibiakkan, cacat mendekam
    disandera masa depan, gali kuburan
    burung-burung bertapa, sendiri di ujung senja
    daun-daun berdoa, tenggelam di cakrawala
    Jaman wis akhir, jaman wis akhir
    kugedor pintu itu berjuta kali
    tapi kau malah sembunyi.

    Bermilyar sudah isyarat disampaikan
    bermilyar sudah tanda dikibarkan
    tapi kau terus sibuk dengan impian
    membangun pintu demi pintu
    yang kau kira menyelamatkan.

    Benteng-benteng yang kau bangun, betapapun kokoh kau bayangkan
    betapapun indah berhias taman
    tak menyelamatkanmu dari kenistaan.
    Pintu-pintunya yang terkunci, membuatmu diasingkan kenyataan
    dan, pada saatnya, kamu akan diludahi masa depan
    Kamu akan diburu huruf-huruf yang kamu semburkan
    akan ditelikung jejak-jejak yang kamu torehkan.
    Tanah akan berontak dan membuatmu kalang kabut
    laut akan melecehkan proyek-proyek masa depan
    gunung akan mempertontonkan kekerdilan nalarmu
    sementara udara akan menjepit napasmu
    dan orang mulai menyumpahi caramu mengemudikan gelombang.

    Kemana kau akan berlari?
    Kepada para perancang yang ongkang-ongkang di luar sana?
    Percayalah, mereka akan tunggang langgang
    membiarkanmu sendirian dimangsa kekerasan

    Apalagi yang akan dibanggakan?
    Gedung-gedung, rencana-rencana, kemudahan-kemudahan?
    Kenyamanan, keserbamewahan, sarana, teknologi, ilmu pengetahuan?
    Bahkan sejak dulupun ini selalu berulang
    jadi tak perlu membusungkan dada atas kemajuan
    karena kerapuhan dan kekerdilan tak bisa disembunyikan.

    Apakah lupa yang kamu andalkan?
    Jangan terlalu percaya!
    Lupa cuma beredar pada manusia, yang gampang terpikat perubahan warna
    Tapi tidak daun-daun,
    tidak udara, tidak air, tidak tanah, tidak cahaya
    catatannya tak terhapus apa saja
    dan akan memburumu tanpa jeda.

    Sudahlah, kamu cuma memutar cerita yang sudah bosan dikisahkan
    betapapun segenap tenaga dikerahkan
    sejarah tak bisa dihadang
    betapapun segenap rekayasa disebarkan
    matahari tak bisa ditutupi tangan.
    Kamu akan termangu
    kaget oleh kenyataan yang dadakan menikam,
    sementara pintu yang kau agungkan tak menjaga dari kepastian
    bahkan jadi sembilu yang menusuk dari belakang.

    Kuketuk pintu itu beribu kali
    tapi kau selalu terbirit pergi
    kugedor pintu itu berjuta kali
    tapi kau malah memaki-maki.

    Ah, teruslah bermimpi
    teruslah menari sampai kau kaget sendiri
    ketika bangun, rumahmu sudah dicuri
    Wong bodo kalah karo wong pinter
    Wong pinter kalah karo wong bejo
    Wong bejo kalah karo wong nekad
    Wong nekad kalah karo wong edan!

    Negeri ini suka bercanda
    pemimpinnya makin lucu saja
    Rakyat diajari taat aturan
    pemimpinnya malah ugal-ugalan.

    Ada asap ada api,
    lumpur panas jangan dianggap mimpi
    obral janji ya obral janji
    kalau ditagih, jangan dibayar janji lagi!

    Ini negeri aneh tapi nyata
    penduduknya dua macam saja
    Yang satu pontang panting cari kerja
    yang satunya ongkang-ongkang nilep uang negara.

    Kali ilang kedunge
    pasar ilang kumandange
    pemimpin ilang wirange
    negara ilang regane

    Jaman akhir, banyak yang nelangsa
    bicara boleh saja, didengar urusan lainnya
    Kalau tak percaya, periksa para penguasa
    apa kupingnya masih nempel di kepala!

    Jangan suka salah sangka
    demokrasi bukan rakyat yang kuasa
    Kalau hutan dan tambang dijarah seenaknya
    memang situ mau apa!

    Ling molang maling gemblung
    royokan balung gemblung
    ling molang maling gemblung
    balapan sinting gemblung

    Dari Sabang sampai Merauke
    berjajar maling-maling
    sambung menyambung menjadi satu
    namanya pasar maling
    Para maling bersekongkol
    menyandera masa depan
    Nilai diputarbalikkan
    jadi saham perdagangan.

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Bumimu

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Lirik: Anis Sholeh Ba’asyin
    Lagu: Anis Sholeh Ba’asyin
    Arransemen: Orkes Puisi Sampak GusUran
    Vokal: Mei Sri Ningsih, Pendi Sukarjo

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Pergi

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Pergi…
    Semua telah pergi menjamuri hampaku
    Memori senja tak lagi menepis helaian kepingku
    Dekapan tawa hangat, kini mengosongkan setiap rongga ingatanku
    Semua berubah menjadi debu yang berlalu

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Untuk Seseorang

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    untuk seseorang yg jauh di sana...
    Sungguh aku ingin menemuimu...

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Cinta Yang Agung

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Cinta Yang Agung
    Adalah Ketika Kamu Menitikkan
    Air Mata Dan Masih Peduli
    Terhadapnya........

    Digg it StumbleUpon del.icio.us

    Kenapa Kau ini ?

    dilembur oleh Tio Cah Katro

    Kenapa kau ini...???? ( BTBM )7 th aku mengenalmu...bersama,satu atap ilmu,satu atap guru,Suatu tempat ( BSUP )...hingga kau tinggalkan aku hanya karna Dia dan kemiskinanku...
    Dia...ia..Dia..
    Demi dia kau rela..Tinggalkan..
    Demi dia kau mampu..Lupakan..

    Digg it StumbleUpon del.icio.us
     
    Copyright 2010 Tio Cah Katro
    Carbon 12 Blogger Template byTio Cah Katro. Supported by Cah Katro